Puisi : KELAHIRAN SIMBOL NEGARA
Telah lahir sebuah nama,
mengandung beribu makna.
Lima sila terangkai indah,
terpatri dalam jiwa bangsa.
Namanya Pancasila,
dasar negeri tercinta.
Lahir dari gagasan mulia,
terucap oleh Soekarno di hadapan bangsa.
Kini ia berdiri megah,
bersinar bagai mentari pagi,
menerangi jalan negeri ini.
Pancasila bukan sekadar pajangan,
bukan pula deretan kata tanpa makna.
Ia bukan hanya untuk dihafal,
melainkan untuk dihidupkan dalam laku nyata.
Pancasila adalah kita,
dalam rukun, dalam beda,
dalam satu tujuan bersama.
Ingatlah, kita Indonesia.
Pada tanggal satu bulan enam,
lahir tonggak pemersatu bangsa—
sejarah panjang penuh perjuangan.
Mari bangkit bersama,
membuka kembali lembar sejarahnya.
Mari bangkit bersama,
mengamalkan sila-silanya,
membangun jiwa dan raga,
menuju Indonesia yang sejahtera.

Komentar